Strategi “Tunel”
"Strategi
ini berdasarkan pada rerata tengah, dan sinyal untuk pembelian adalah
pertumpuannya. Supaya menentukan saat pemasukan pasar, beberapa alat
perdagangan digunakan".

Untuk menggunakan strategi ini, indikator berikut digunakan:
- Rerata tengah eksponsesial (EMA) – menggunakan warna merah, period 18;
- Rerata tengah eksponsesial kedua (EMA) – menggunakan warna merah, period 25;
- Rerata tengah menimbang (WMA) – menggunakan warna biru, period 5;
- Rerata tengah menimbang kedua (WMA) – menggunakan warna kuning, period 12;
- Indeks RSI (RSI) – menggunakan warna biru, period 21.

BAGAIMANA MENGGUNAKAN STRATEGI “TUNEL”
Indikator
EMA, yang membentukan tunel kalau pertumpuan atau campuran ke satu
garis, memberikan sinyal tentang permulaan trend baru atau tentang
kehabisan trend sekarang.
Mmebeli
opsi CALL, ketika indikator WMA dengan period 5 dan 12 memebentukkan
pertumpuan dengan tunel dari garis merah indikator EMA dari baah ke
atas. Kalau indikator WMA 5 dan WMA 12 membentukkan pertumpuanilah
sinyal bagus. Inilah berarti opsi harus dibelikan.
Membelikan
opsi PUT, ketika indikator WMA dengan period 5 dan 12 akan membuat
tunel dari garis merah indikator EMA (EMA) dari atas ke bawah. Kalau
indikator WMA 5 membuat pertumpuan dengan WMA 12 dari atas ke bawah, ini
berarti bahwa sinyal pembelian opsi PUT adalah lebih kuat.
Hati-hati: Untuk membeli opsi PUT indikator RSI dengan period 21 harus berada lebih bawah dari kadar 50. Untuk prediksi dengan kenaikan harga (CALL), harus berada lebih tinggi dari kadar 50.
Hati-hati: Untuk membeli opsi PUT indikator RSI dengan period 21 harus berada lebih bawah dari kadar 50. Untuk prediksi dengan kenaikan harga (CALL), harus berada lebih tinggi dari kadar 50.
Penting!
Setiap
dari indikator ini bisa memberikan sinyal secara satu-satu. Tapi kami
menasihatkan menunggu tanda bukti oleh indikator lain, ini akan
meminimalkan risiko sinyal tidak benar. Kalau semua indikator
memperlihatkan sinyal yang sama – inilah sinyal bagus.

0 comments:
Post a Comment